Selasa, 24 Juli 2012

Ingin ku selingkuhi setiamu...

Terkadang otakku mengigau..
Terbersit akal tuk menyelingkuhi setiamu..

Tapi nalarku terus saja menyeru..
Mengurungkan niat tuk membandingkan senyummu..

Ada apa dengan diriku..
Yang begitu rapuh pada keindahan wujud..
Yang mudah terayu pada kesempurnaan bentuk..

Ada dengan diriku..
Yang begitu lemah pada rekahan senyum indah..
Yang mudah tunduk pada hangatnya rengkuhan peluk..

Ada apa dengan diriku..
Yang begitu ramah pada sapaan manja wanita..
Dan begitu mudah melukis dosa..

Salahkah aku...?

Tapi kini, setelah ku menyadari engkau telah sadar dengan semua niat kebusukanku..

Maka di tepi kawah penyesalanku..
Aku termangu, menunggu pungutan maaf dari juntaian tanganmu ...

18 Juni 2011

Tidak ada komentar:

Posting Komentar